Kamis, 27 September 2012

kenangan indah


SESUATU ITU BERNAMA KEBERSAMAAN
Menapaki kilasan-kilasan waktu yang tlah terlewati...
Mengantarkan pada suatu kenangan bernama penjara suci..
Suatu kenangan bernama teman...
Bernama persahabatan...
Semua terasa indah..
Penuh gejolak,penuh emosi..
Penjara suci mengajarkan ilmu..mengajarkan etika..
Teman mengajarkan arti berbagi..
Adapun persahabatan mengajarkan arti memiliki,,,,,
Semua tersimpan dalam file hati dan pikiran...
Sebagian telah usang,bahkan buram,,,,tapi beberapa di antaranya masih utuh dan berwarna.......
Saat asrama menjadi istana paling megah...tempat mengistirahatkan tubuh dari segala penat...
Saat pohon menjadi satu-satunya tumbuhan favorit untuk bertukar pengalaman,,,
Masjidpun tak hanya menjadi tempat ibadah atau untuk menimbah ilmu,tapi bertambah fungsi sebagai pelarian manuntaskan segala kekesalan dan kejengkelan  atau bahkan beralih fungsi menjadi tempat manyembunyikan tangis karena urusan cinta monyet..
Ketika kantin tak sekedar  tempat tuk memanjakan pulau jawa tengah,,tetapi juga berfungsi  untuk pertemuan rapat penting dua sejoli...
Dinding kamar kami yang berlobang-lobang kecil,tidaklah kami anggap sebagai kekurangan ,justru kami manfaatkan sebagai bentuk rasa perhatian kami kepada orang yang membuat kami merasa senang ketika melihatnya..
Tak jarang guru menjadi musuh nomor satu bahkan menjadi momok yang menakutkan,,,kitab kuning adalah buku yang paling ingin disingkirkan,,atau suara azan seperti mantra yang sangat menyiksa,,,,,,,,,,,
Semua berlangsung secara alami......secara wajar...sebuah masa pencarian jati diri....
Masa pembuktian terhadap dunia sekitar...
Sebuah kenangan indah....penuh warna...
Sebuah kenangan abadi yang takkan mungkin terulang  lagi........
Tapi...sesuatu selalu memanggil raga tuk mengulang potongan kisah yang pernah ada..sesuatu itu bernama KEBERSAMAAN...
I MISS U ALL MY FRIENDs.....

untuk calon suamiku


Duhai calon Imam ku yang masih sibuk dalam kelelahan mu,,ketahuilah,,aku disini menunggumu,,menunggu engkau menjadi Rumah yang lapang untukku berlindung,,Menjadi penunjuk jalan yang lurus untukku,,menjadi penyejuk hati ku,,,,,Duhai calon imam ku,,Bukan harta,,Rupa dan keturunan yang aku Pandang darimu,,Cukuplah Agama sebagai pengikat kasih di antara kita,,saat dimana engkau mengkhitbahku,,Bukan bahu berbintang,,bukan pula leher berdasi,,tetapi cukup Akidah sekuat akar,,Ibadah sebagai makanan,,dan Akhlak seindah Budi,,yang akan menjadikan tempat tinggal kita,"*RumahKu adalah SYURGA Ku*",Insya Allah,,Aamiin Ya Allah.
Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik,maka itu BUKAN PILIHAN,tapi itu adalah KESEMPATAN.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut dengan segala kekurangannya,maka itu BUKAN KESEMPATAN,tapi itu adalah PILIHAN.

Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi,bahkan di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai,lebih k...aya daripada pasangan kita,dan tetap memilih untuk mencintainya, maka itu BUKAN KESEMPATAN,tapi itu adalah PILIHAN.

Perasaan cinta,simpatik,dan tertarik datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup,tetapi cinta yang dewasa,mencintai dengan komitmen di hadapan Allah dan manusia adalah PILIHAN.

Mungkin KESEMPATAN mempertemukan kita dengan pasangan jiwa,tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah Swt

Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai,tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang belum sempurna agar keberadaan kita mampu menyempurnakan ketidaksempurnaanya.

Mari kita BELAJAR mencintai dan menyayangi pasangan kita yang belum sempurna dengan cara yang sempurna,karena tulang rusuk kita adalah pasangan kita,belahan jiwa kita agar kita pun menjadi insan yg sempurna di hadapan Allah.

Takdir yang mempertemukan dgn pasangan kita dan rancangan yang indahpun telah disiapkan oleh-Nya.
~~~ CINTA SEORANG ISTRI KEPADA SUAMI ~~~

Di suatu senja yang temaram, Muhammad SAW sedang bercengkrama dengan istri yang sangat dicintainya, Khadijah RA.
Tiba-tiba, Khadijah terdiam, dan kemudian menangis bercucuran air mata, begitu sedihnya. Tentu saja Rasulullah SAW kaget, sehingga beliau bertanya,

... “Istriku tercinta, apa gerangan yang telah melukai perasaanmu, sehingga engkau menangis begitu sedih?”

Khadijah hanya mampu menggeleng-gelengkan kepalanya. Setelah tangisnya reda, wanita mulia itu berkata,

“Suamiku, tiba-tiba saja aku teringat bahwa seluruh harta kekayaan yang kumiliki sudah habis. Tidak ada lagi yang bisa aku persembahkan sebagai infak di jalan Allah, padahal dakwahmu belum lagi selesai. Itu yang membuatkan sangat sedih …”
Sejurus kemudian Khadijah berkata lagi,

“Karena itu wahai suamiku, aku punya sebuah pinta untukmu. Kelak aku akan wafat dan ruh-ku kembali kepada Allah SWT. Dan di dalam tanah yang akan tersisa dari jasadku hanyalah tulang-belulang belaka. Jika pada saat itu engkau membutuhkan sebuah rakit, untuk menyeberangkan dakwahmu ke negeri nun jauh di sana, maka galilah kembali kuburku, dan rangkailah sebuah rakit dari tulang-belulangku yang tersisa …”

Inilah kisah CINTA SEORANG ISTRI KEPADA SUAMI… yang dikisahkan dari keluarga RASULULLAH SAW….

Renungkanlah...Uhty fillah.. semoga kita Bisa mencontoh Istri Baginda RASULULLAH..SAW...Seperti Khadijah r,a Menjadi Istri yg Berbakti dan siap menggabdi pada suami2 kita kelak
.
 copy dari tulisan teman...